Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

TRANSMIGRAN SULTAN DI KALIMANTAN

Gambar
      Transmigrasi berasal dari bahasa Belanda transmigratie yang mendefinisikan suatu program yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk atau kota ke daerah lain yang tidak padat atau desa di dalam wilayah Indonesia. Bagi penduduk yang melakukan transmigrasi maka disebut Transmigran.      Setelah kemerdekaan Indonesia diakui oleh Belanda tahun 1949 di bawah pemerintahan Presiden Soekarno, program transmigrasi dilanjutkan dan diperluas cakupannya ke beberapa pulau di Indonesia seperti Pulau Sulawesi,Sumatra,Kalimantan sampai Papua. Pada puncaknya antara tahun 1979 dan 1984, 535.000 keluarga (hampir 2,5 juta jiwa) pindah tempat tinggal melalui program transmigrasi.      Program transmigrasi yang telah dimulai sejak era pemerintahan Presiden Soekarno ternyata memberikan dampak nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain membantu pemerataan penduduk, transmigrasi juga member...

Hai, Para Generasi Baru

Oleh : Rysha Dwi Septerini (Gizi)             Siapa pun yang membaca ini, pastikan kalian adalah para generasi baru. Yap ! Generasi baru!. Mau itu murid baru yang baru masuk sekolah, mahasiswa baru yang baru masuk kuliah, ataupun pekerja baru yang baru masuk kerja, dan lain-lain.             Tenang saja. Cerita ini bukan untuk menggurui kalian, karena pada dasarnya aku juga bukan guru ataupun dosen yang tiap hari selalu mengajari anak didiknya dengan ilmu-ilmu yang pernah mereka dapat. Aku hanya seorang mahasiswi yang masih kuliah di semester 5. Jadi anggap saja ini hanya cerita berbagi pengalaman. Tidak-tidak. Bukan pengalaman yang hebat tentunya.             Aku dari kecil sudah ditanamkan berbagai macam prinsip oleh orang tua aku. Mulai dari ‘kamu harus baik kepada orang lain. Walaupun orang itu jahat terhadap kit...

Surat Terbuka untuk Bapak yang (Sudah) Jadi Presiden

Assalamualaikum Wr.Wb Teruntuk Bapak Joko Widodo, di tempat. Sebelumnya Saya ingin memperkenalkan diri, Pak. Saya Palupi Krakatao seorang mahasiswi di salah satu Politeknik kesehatan di Jakarta.Tapi bukan itu, saya menulis surat ini bukan atas nama mahasiswa, melainkan sebagai rakyat yang sejak lama berharap negerinya bisa pulih kembali.    Bapak Joko Widodo yang terhormat, sebelum saya masuk pada inti yang ingin saya sampaikan, harus saya sampaikan terlebih dahulu bahwa saya mengagumi bapak. Bukan pak, bukan agar surat ini bapak baca, tapi begitulah adanya. Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan sosok pemimpin kecuali presiden, saya tidak pernah berniat mencari lebih dalam informasi mengenai gubernur ataupun sebagainya. Tapi semenjak hari itu, hari di mana saya melihat bapak di televisi, ketertarikan saya untuk terlibat menjadi rakyat yang aktif menjadi timbul. Saat itu saya lihat betapa bapak diidolakan, betapa kinerja bapak dipuji, betapa sederhananya bapak yang ma...