Sebuah Odyssey Sinematik: Antara Keagungan IMAX 70mm dan Keterbatasan Akses
Sumber: Pinterest Ketika Christopher Nolan mulai menggarap sebuah film, hasilnya jarang hanya sekadar sebuah perilisan film—melainkan sebuah peristiwa budaya. Namun, melalui The Odyssey , ia tidak hanya mendorong batas-batas penceritaan sinematik, tetapi juga mendefinisikan ulang mekanisme fisik proyeksi film. Direkam sepenuhnya menggunakan stok film IMAX 65mm dengan kamera khusus yang dilengkapi blimp untuk meredam kebisingan, film aksi epik bertema mitologi ini menjadi puncak tertinggi dari seni perfilman analog berbasis seluloid. Meski demikian, pencapaian sinematik ini juga memicu perdebatan luas mengenai persoalan mendasar tentang aksesibilitas pengalaman menonton di bioskop. Untuk menikmati The Odyssey dalam bentuknya yang paling murni, sebagaimana dimaksudkan oleh sang sutradara—diproyeksikan menggunakan format film 70mm 15-perforasi pada layar raksasa dengan rasio aspek 1,43:1—penonton harus menemukan salah satu dari hanya 41 bioskop di seluruh dunia yang mampu memproyeksikan...